Berita Bola – Raksasa Serie A, Inter Milan, mengumumkan pembelian Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur pada Selasa (28/1) waktu setempat. Transfer ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat rumor yang menguat dalam beberapa pekan terakhir. Namun, mengapa Real Madrid membiarkan target mereka pindah ke San Siro?
Seperti diketahui, Eriksen sempat masuk dalam radar Real Madrid pada musim panas lalu. Bahkan, ia masih dipertimbangkan Los Blancos sampai sebelum kepindahan ke Inter ini tuntas.
Menurut Marca, agen Eriksen bahkan sudah dua kali bertemu dengan perwakilan Madrid, di mana kedua belah pihak nyaris mencapai kesepakatan. Pertemuan ini bahkan sudah dituntaskan sebelum isu Eriksen-Madrid menguat.
Kabarnya, dua tahun lalu Daniel Levy menolak duduk bersama untuk mendiskusikan transfer Eriksen, tepatnya pada musim panas 2018. Saat itu, Tottenham Hotspur memasang harga tinggi, bahkan sampai 100 juta Euro.
Permintaan itu dinilai terlalu tinggi oleh petinggi Santiago Bernabeu. Mereka tidak mau bernegosiasi dengan Levy, yang dikenal sebagai negosiator alot dan menyebalkan. Saat itu, Los Blancos memilih menunggu sampai kondisinya lebih baik.
Penantian Madrid mengacu pada kontrak Eriksen. Mereka menunggu kontrak gelandang tersebut mendekati kedaluwarsa, yang berarti Januari ini merupakan kesempatan terbaik. Namun, sang pemain justru berlabuh ke Inter Milan.
Kedatangan Zinedine Zidane mungkin telah mengubah sikap Real Madrid. Eriksen bukan lagi target utama, sebab sang pelatih lebih menginginkan Paul Pogba. Mau tak mau, Los Blancos batal mengejar Eriksen pada bursa Januari ini.
Eriksen sendiri sejatinya tetap menunggu pinangan dari Real Madrid. Namun ternyata, raksasa La Liga itu tidak pernah datang. Alhasil, sang gelandang memilih menerima tawaran dari Inter Milan demi menyelamatkan kariernya.
by agen bola terbesar
EmoticonEmoticon